Langsung ke konten utama

Postingan

Konflik Israel palestina

Deklarasi balfour bermula saat teodhore herlzt ( mbuh kpye nulise) meminta turki melepaskan palestina dengan timbal balik para zionis menanggung utang perang turki di PD I  Tp dtolak sama sultan (kalo g salah) Selim II  Dan beliau berkata "tak ada hak ku atas sejengkal tanah palestina kecuali rakyatku yg berhak"  Singkat cerita turki kalah perang, dan pihak sekutu ( inggris) balfour dri inggris, dilobi sama herlz untuk menyerah kan palestina sebg holly land & promise land kpada kaum yahudi. Dan skrg lah hasilnya..  Dulu ada daerah yang sekarang namanya kaya tepi barat, jalur Gaza dan Yerusalem serta sekitarnya itu ditempati oleh sebuha kerajaan/bangsa Yahudi. Lalu sejarah menunjukan terjadi diaspora karena kerajaan ini dikalahkan oleh kerajaan lain dan daerahnya direbut oleh mereka. Lalu daerah ini dikuasai silih berganti hingga akhirnya ditempati oleh orang2x Arab dan kemudian karena Islam adalah agama dominan didaera...

ASYIKNYA BELAJAR TRANSPORTASI

Anak-anak saat ini sangat cepat memahami permainan-permainan Multimedia, khususnya anak-anak TK, namun game aplikasi yang tersedia tidak semuanya memuat nilai-nilai yang membangun dan sarat pengetahuan, beberapa hanya sekedar hiburan semata bahkan tidak sedikit yang justru memberikan pengaruh buruk. Asyiknya Belajar Transportasi merupakan salah satu Media Pembelajaran Interaktif yang memberikan pembelajaran dengan konsep bermain, sehingga tanpa disadari anak akan dengan mudah memahami materi yang disampaikan. Kekuatan dari CD pembelajaran ini terletak pada kesederhanaan dan muatan materinya. Sederhana karena simbol-simbol gambar yang saya gunakan sangat familiar dengan dunia anak-anak. Muatan materi yang digunakan sudah dirancang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan mudah dipahami. CD pembelajaran ini dibuat dengan menggunakan program powerpoint sebagai program utama. Untuk program tambahan digunakan coreldraw14 dan adobe image ready untuk membuat animasi. Progam Camtasia untu...

Petilasan Keraton Pajang, Cagar Budaya yang Terlupakan

Memasuki Jl. Joko Tingkir, Gang Benowo II Sonojiwan RT 5/RW 22 Makam Haji, Kartosuro, Sukoharjo, terdapat sebuah plakat yang menunjukkan lokasi berjarak seitar 100 meter dari jalan raya. Lokasi ini adalah Petilasan Keraton Pajang. Kerajaan Pajang runtuh seiring berdirinya Mataram. Bekas fisiknya nyaris tak terlihat karena termakan usia. Tak ada sisa beteng, bekas bangunan atau semacamnya yang menggambarkan perjalanan fisik Keraton Pajang selama ratusan tahun. Yang masih tersisa dari Keraton Pajang hanyalah sisa-sisa kayu yang dahulunya merupakan getek atau rakit yang pernah dinaiki Joko Tingkir saat melawan buaya. Kemudian sebuah batu yang dulunya menjadi tempat bersemadi dan sebuah sendang yang airnya selalu jernih meskipun terletak di pinggir sungai yang keruh dan kotor. Konon air sendang ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit jika air ini dipakai untuk mandi atau cuci muka. Di sini juga masih terdapat beberapa artefak peninggalan masa lalu. Pendapa Agung Petilasan Keraton Pa...

MURID UNTUK GURU

Sebuah pesan singkat mampir di telepon genggam, “Selamat pak guru, Anda telah memanen buah terbaik.” Saling-berbalas pesan yang terjadi tempo hari itu bermula dari ucapan selamat untuk tulisan saya di sebuah koran. Cerita berlanjut bahwa yang menjadi redaktur koran tersebut pada dua puluh tahun lampau masih murid. Di waktu lampau ketika menjadi murid, dia mengalami dibabat habis karangannya oleh guru. Kini ketika menjadi redaktur, gantian tulisan gurunya yang diedit tuntas. Terumuslah sebuah kebanggaan sebagai seorang guru bahasa Indonesia “ketika murid berani mengedit tulisan guru, berarti pendidikan berhasil.” Saya biasa mencermati setiap tulisan sendiri yang muncul di koran. Naskah asli yang terkirim saya cocokkan dengan yang diterbitkan. Dalam pengalaman di atas, setiap perubahan, penggantian, atau pemotongan isi naskah, saya sadari sungguh bahwa yang melakukan adalah seseorang yang pernah belajar bersama. Hasil tindakannya itu – membenahi atau menyunting – ternyata menjadikan nask...

Babad Tanah Jawi

Babad Tanah Djawi Gubahanipun L. VAN RIJCKEVORSEL Directeur Normaalschool Muntilan Kabantu R.D.S. HADIWIDJANA Guru Kweekschool Muntilan Pangecapan J.B. Wolters U.M. Groningen - Den Haag - Weltervreden - 1925 01 Pérangan Kang Kapisan Bab 1 Karajan Indhu ing Tanah Jawa Kulon (wiwit abad 2 utawa 3) Kang wus kasumurupan, karajané bangsa Indhu ana ing Tanah Jawa, kang dhisik dhéwé, diarani karajan "Tarumanagara" (Tarum = tom. kaliné jeneng Citarum). Karajan iku mau dhèk abad kaping 4 lan 5 wis ana, déné titi mangsaning adegé ora kawruhan. Ratu ratuné darah Purnawarman. Mirit saka gambar gambar kembang tunjung kang ana ing watu watu patilasan, darah Purnawarman iku padha nganggo agama Wisnu. Ing tahun 414 ana Cina aran Fa Hien, mulih saka enggoné sujarah menyang patilasané Resi Budha, ing tanah Indhu Ngarep mampir ing Tanah Jawa nganti 5 sasi. Ing cathetané ana kang nerangaké mangkéné : 1. Ing kono akèh wong ora duwé agama (wong Sundha), sarta ora ana kang tunggal agama karo dhèwèk...